Mewujudkan Lingkungan Kerja yang Harmonis melalui Penerapan Konsep Tri Hita Karana

Browser Anda tidak mendukung embed PDF. Klik untuk download

Sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan, UPTD Puskesmas Banjarangkan I menerapkan konsep Tri Hita Karana (THK) dalam lingkungan Puskesmas. Penerapan konsep ini menjadi salah satu upaya untuk membangun karakter sumber daya manusia yang berkualitas, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, serta mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat.

Tri Hita Karana merupakan konsep budaya Bali yang mengajarkan keseimbangan dan keharmonisan dalam tiga hubungan utama, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan (Parahyangan), hubungan manusia dengan sesama (Pawongan), serta hubungan manusia dengan lingkungan (Palemahan). Ketiga aspek tersebut menjadi landasan dalam menciptakan kehidupan yang harmonis dan mendukung kebahagiaan bersama.

Di lingkungan UPTD Puskesmas Banjarangkan I, penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana diarahkan tidak hanya pada aspek budaya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan karakter petugas, serta penciptaan lingkungan kerja yang nyaman dan harmonis.

Tujuan Kegiatan

Program penerapan konsep Tri Hita Karana di UPTD Puskesmas Banjarangkan I bertujuan untuk:

Menyelenggarakan konsep-konsep Tri Hita Karana di lingkungan UPTD Puskesmas Banjarangkan I.

Mencapai keharmonisan dalam hubungan dengan agama dan kepercayaan yang dianut oleh staf Puskesmas.

Mencapai keharmonisan hubungan antarmanusia, baik di lingkungan internal maupun eksternal Puskesmas.

Mencapai keharmonisan dalam pengelolaan lingkungan sekitar UPTD Puskesmas Banjarangkan I.

Penerapan Tri Hita Karana

Penerapan Tri Hita Karana di UPTD Puskesmas Banjarangkan I dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yaitu Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan.

Parahyangan

Aspek Parahyangan merupakan penerapan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi:

Persembahyangan Purnama, Tilem, dan Tumpek Landep.

Pelaksanaan Aci Nyabran atau sesajen harian, termasuk Kajeng Kliwon dan rainan lainnya.

Pelaksanaan Piodalan Purnama Kasa.

Pelaksanaan Dharma Santi saat Piodalan.

Pelaksanaan Utsawa Dharma Wacana dan Dharma Githa.

Pelaksanaan ngayah saat Piodalan di Pura Kentel Gumi.

Keikutsertaan dalam lomba seni budaya yang diselenggarakan di Kecamatan Banjarangkan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keharmonisan spiritual sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya Bali di lingkungan Puskesmas.

Pawongan

Aspek Pawongan menekankan keharmonisan hubungan antarmanusia. Penerapannya dilakukan melalui berbagai kegiatan yang mempererat hubungan dan kepedulian antarstaf, antara lain:

Melaksanakan kegiatan suka duka.

Menyelenggarakan kegiatan simpan pinjam bagi staf Puskesmas.

Menyelenggarakan kegiatan arisan.

Melaksanakan kegiatan bakti sosial di wilayah kerja UPTD Puskesmas Banjarangkan I.

Meningkatkan pemahaman petugas mengenai konsep Tri Hita Karana melalui sosialisasi rutin.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbentuk hubungan kerja yang harmonis, saling mendukung, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Palemahan

Aspek Palemahan berfokus pada keharmonisan hubungan manusia dengan lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi:

Pemantauan lingkungan sesuai dengan prinsip Tri Hita Karana.

Pelaksanaan kegiatan gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Kampanye hemat air dan hemat energi.

Kegiatan penghijauan, baik di lingkungan internal maupun eksternal Puskesmas.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk mewujudkan lingkungan Puskesmas yang bersih, sehat, nyaman, asri, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang harmonis.

Manfaat Penerapan Tri Hita Karana

Penerapan konsep Tri Hita Karana di lingkungan UPTD Puskesmas Banjarangkan I diharapkan dapat:

Meningkatkan kualitas dan karakter sumber daya manusia Puskesmas.

Menciptakan hubungan kerja yang harmonis antarpetugas.

Meningkatkan kepedulian dan kebersamaan di lingkungan Puskesmas.

Mendorong terciptanya lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman.

Menumbuhkan kepedulian terhadap penghematan air dan energi.

Mendukung pelestarian budaya Bali melalui kegiatan seni dan budaya.

Membangun suasana kerja yang harmonis sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Bersama Mewujudkan Puskesmas yang Harmonis

UPTD Puskesmas Banjarangkan I berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam kehidupan dan lingkungan kerja.

Melalui keseimbangan Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan, diharapkan tercipta lingkungan Puskesmas yang harmonis, sumber daya manusia yang berkarakter, serta suasana kerja yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Penerapan Tri Hita Karana bukan hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berlandaskan keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.

Monitoring dan Evaluasi

Pelaksanaan kegiatan Tri Hita Karana dilakukan melalui pencatatan, pelaporan, monitoring, dan evaluasi. Koordinator masing-masing bidang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan dan menyampaikan laporan kepada Ketua Tim Penyelenggara Tri Hita Karana.

Laporan kegiatan dibuat secara bulanan oleh koordinator dan dilaporkan kepada Kepala Puskesmas secara semester. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian, merumuskan permasalahan, serta menentukan solusi terhadap permasalahan yang ditemukan.

Pedoman Pelaksanaan

Sebagai acuan pelaksanaan penerapan Tri Hita Karana di UPTD Puskesmas Banjarangkan I, kegiatan dilaksanakan berdasarkan Kerangka Acuan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dengan Penerapan Konsep Tri Hita Karana di UPTD Puskesmas Banjarangkan I. Pelaksanaan kegiatan memperhatikan visi, misi, motto, dan tata nilai yang berlaku di Puskesmas Banjarangkan I, dengan sasaran seluruh staf UPTD Puskesmas Banjarangkan I.